Tentang Waktu

4:31:00 AM




tik-tak-tiiiik-tok
tik-taaaak-tik-tok
aku menatap arloji
yang nyaris mati

di jarumnya ada kenangan
yang tampak karatan

di detaknya aku terhisap

karena pada suatu detik
cinta pernah kupetik
dan pada hantaman menit
kutelan makian yang pahit

tik-taaaaaaaaaak
tiiiiiiiiiiiiiiik-tok
tik-taaaaaaaaaak
tiiiiiiiiiiiiiiik-tok

detik berputar semakin lambat
ketukkanya tak lagi tepat

detaknya terdengar ringkih
seperti babi
yang lagi disembelih

ia benarbenar sekarat

sedikit lagi
aku kembali beli arloji
barangkali

karena aku tahu
aku tak bisa beli waktu
juga kenangan bersamamu

kau ingat,
kita pernah lupakan rotasi bumi
dengan pelukan di sepanjang hari
siang-malam jadi tak punya arti

kita juga sempat terbang tinggi
lalu benarkan sebuah asumsi
bahwa cinta bisa bunuh gravitasi

ah...
aku jadi rindu matamu
yang selalu tertutup
saat kita saling kecup

tiiiiiiiiiiiiiiik
taaaaaaaaaak
tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiik
.....................................................

dan berakhir

tak ada lagi gerak
tidak juga detak

detik, menit dan jam redup
tapi kita masih hidup

kita masih punya waktu
untuk yakin atau ragu
untuk lupa atau rindu
untuk bertahan atau berlalu

ya, kita masih punya waktu

arloji mati
dendam padam
cinta berganti
tapi waktu selalu abadi

***
Sumber Gambar klik di sini

You Might Also Like

0 comments

Tentang Saya

My photo

Dengan bakat masak telur, mie instant dan air panas, saya bercita-cita jadi master chef.

"Tembok!"

Informasi diperoleh secara cuma-cuma. Ia ada disekitar kita. Tiap orang berhak mengaksesnya untuk mengembangkan diri atau menghindari pembodohan. Karenanya, privatisasi informasi merupakan sebuah bentuk penyelewengan intelektual.

Coretan di Tembok!